Ini Himbauan Kadin PBK Cegah Kebakaran

Kadin PBK Dan Penyelamatan Muara Enim, Yulius saat memberikan paparan mengenai pencegahan kebakaran. (ri-zi)

MuaraEnim – rubrikini.co.id, Dinas Pemadam Kebakaran (PBK) dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim menggelar penyuluhan pencegahan kebakaran melibatkan elemen pemerintahan desa dalam wilayah Kecamatan Rambang Niru, di Aula Kecamatan Rambang Niru, Selasa (23/7/2019).

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas (Kadin) PBK dan Penyelamatan Muara Enim, Yulius, mengatakan bahwa pencegahan terjadinya kebakaran harus melibatkan semua elemen masyarakat dari tingkat Kabupaten hingga Desa, karena musibah kebakaran tidak bisa diprediksi dan api dalam waktu singkat 2,7 menit cepat menyambar, artinya siapa yang bisa dan siapa yang terdekat mampu memadamkan api upayakan sesegera mungkin untuk memadamkan kobaran api.

Peristiwa kebakaran yang terjadi belum lama ini di Kabupaten Muara Enim 80 persen diakibatkan oleh listrik arus pendek.

Maka dari itu, pesan Kadin PBK dan Penyelamatan ini untuk mencegah terjadinya resiko bahaya kebakaran jaringan listrik yang sudah tua untuk diremajakan karena berpotensi kabel rusak dan menimbulkan percikan api. Contoh di Semendo, pada kebakaran kemarin diakibatkan jaringan listrik yang perlu peremajaan, karena suhu pada siang dan malam berbeda sehingga kabel listrik cepat mudah terbakar.

Kemudian, seringnya memakai sumber api atau colokan listrik yang tidak berstandar, yang tidak tahan api apalagi sering memakai sambungan api untuk berbagai macam alat rumah tangga, seperti diatas kulkas bersamaan sambungan listrik dipakai untuk pemanas nasi.

Jangan panik, bila ada bau gas, terutama ibu – ibu harus tenang bila tercium bau gas, listrik yang hidup biarkan hidup pun sebaliknya, terus cabut regulator gas.

Selain itu, disaat pembukaan lahan dan hutan jangan dilakukan pembakaran sebab bisa mengakibatkan pontensi kebakaran dan timbulnya hot spot.

Hingga akhirnya, diminta kepada para peserta penyuluhan pencegahan kebakaran untuk terus mensosialisasikan tentang pencegahan kebakaran. Tidak lupa kiranya setiap dusun memiliki APAR atau Alat Pemadam Api Ringan sebagai langkah awal pemadaman api.

“Jangan sampai disini terus sampaikan sosialisasi ke masyarakat untuk pencegahan kebakaran, jangan sampai kebakaran menimpa kita,” ungkap Kadin PBK didampingi Ketua Pelaksana Sosialisasi Pencegahan Kebakaran, Minang Alam.

Sementara itu, Camat Rambang Niru, Edy Susanto melalui Sekretaris Camat (Sekcam), Taufik Asrolah, menyambut baik kegiatan penyuluhan ini. Taufik mengatakan Pemerintah Kacamatan Rambang Niru menerima laporan terjadi kebakaran.

“Bergotong royong, berkomunikasi dan berkerjasama kalaupun ada kebakaran beri tahu bila ada api kebakaran. Mari bersama memadamkan api dan mencegah kebakaran hutan,” himbau Sekcam. (ri-zi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *