Tim Pansus PDAM Lematang Enim Ditarget Bupati 1 Bulan

Bupati saat memimpin rapat pembahasan PDAM Lematang Enim. (ri-zi)

MuaraEnim – rubrikini.co.id, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, memimpin rapat penyelesaian pelimpahan aset PDAM Lematang Enim kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim ke Pemkab PALI, di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Kamis (28/2/2019) sore.

Hasilnya, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, memerintahkan Jajarannya dengan membentuk Tim Panitia Khusus (Pansus) PDAM Lematang Enim yang langsung diketuai Direktur PDAM Lematang Enim, Sartono.

Pembentukan Tim Pansus PDAM Lematang oleh Bupati pada rapat ini langsung disetujui peserta rapat dan Tim Pansus PDAM Lematang Enim mulai bergerak awal Maret 2019 dan ditargetkan Bupati bisa menyelesaikan permasalahan terkait selama satu bulan.

Menurut Bupati melihat adanya aset dan operasional milik PDAM Lematang Enim di Kabupaten Induk (Muara Enim) yang masih ada di Kabupaten Pemekaran (PALI) lebih baik dikaji lebih dalam dengan penugasan khusus dalam Tim Pansus PDAM Lematang Enim.

Sebab, Pemkab Muara Enim tentunya tidak ingin dirugikan dengan pelepasan aset dan operasional dari PDAM Lematang Enim karena selama ini ada penyertaam modal dari Pemkab Muara Enim ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini. Maka dari itu, perlu dikaji secara hukum apakah harus aset dan operasional bisa dilepas langsung ke Pemkab PALI dan apakah cukup dengn bentuk kerjasama saja antara Pemkab Muara Enim dan Pemkab PALI.

Tim Pansus nantinya bisa menelaah mana aset milik pusat, provinsi atau kabupaten, kemudian hutang piutang, dibuat kajian hukum dan apakah harus dibentuk Peraturan Daerah (Perda).

“Oleh karena itu, Tim Pansus ini harus membuat time table, dan melaporkan progresnya,” pinta  Bupati.

“Dan bila memang secara hukum boleh dipisah  dari Kabupaten Induk ya kita lepas aset PDAM Lemang Enim ke Pemkab PALI,” sambung Bupati. (ri-zi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *