Bukit Asam Rangkul Eks Pekerja PETI Geluti Gurame

Bukit Asam Rangkul Eks Pekerja PETI Geluti Gurame

MuaraEnim – rubrikini.co.id, PT Bukit Asam Tbk  (PTBA) memberikan kepedulian terhadap masa depan anak – anak muda eks pekerja Penambangan Tanpa Izin (PETI) batubara dengan dirangkul untul mengikuti pelatihan budidaya ikan gurame, di Tanjung Agung, Rabu (21/4/2021).
Baca juga : http://www.rubrikini.co.id/2021/04/20/korban-siklon-tropis-seroja-dibantu-ptba/

Staf Senior Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA, Roy Ubaya, Mewakili Manajemen, didampingi Asisten Manajer Bina Mitra CSR PTBA, Mustafa Kamal, disela pelatihan ikan tawar ini mengatakan bahwa pelatihan budidaya ikan tawar dimaksudkan untuk peningkatan ekonomi para pemuda dari karang taruna yang pernah menjadi pekerja PETI dan difokuskan pada budidaya ikan gurame.

Mulai dari pemilihan bibit, telur dan pembesaran ikan diberikan pelatihan selama 2 hari. Selain itu, program ini selaras dengan program Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia untuk menghilangkan tambang ilegal batubara atau PETI. Nantinya, program ini akan melibatkan PT Bumi Sawindo Permai (BSP) dan Huadian Bukit Asam Power (HBAP) guna bersinergi mensukseskan program Kementerian tersebut, karena lahan untuk budidaya perikanan kedepan akan memanfaatkan lahan pasca tambang batubara.

Kemudian, untuk mentor atau pelatih didatangkan dari pelaku budidaya ikan tawar binaan PTBA yang sudah bisa mandiri dan dapat berbagi ilmu melalui  kolam milik Putra Zaman. “Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat dipraktikan langsung,” pinta Roy.

Ditambahkan Mustafa bahwa sebanyak 10 peserta pelatihan berasal dari dua Kecamatan yaitu Tanjung Agung dan Lawang Kidul yang  berasal dari desa – desa seperti Tanjung Lalang, Pulau Panggung, Penyandingan, Darmo dan Keban Agung. Untuk pelatihan peserta diberikan bekal bibit ikan 5000 ekor, pakan 10 karung, perlengkapan ATK, dan goodybag. Lalu, teori dan praktek dilakukan selama pelatihan serta diberikan sertifikat diakhir kegiatan.

Sementara, Putra Zaman, Pelatih Budidaya Ikan Tawar, salah satu binaan CSR PTBA, dalam kesempatan ini, memberikan penjelasan budidaya ikan tawar mulai dari proses pemilihan indukkan, pemijahan, pengolahan telur ikan menjadi larva, sortir atau pemilihan bibit unggul, pemeliharaan bibit ikan, pemeliharaan ikan hingga panen.
“Keunggulan budidaya ikan gurame antara lain biaya produksi murah, banyak konsumennya, harga jual tinggi, sumber pakan mudah dicari dan masa waktu budidaya hingga panen tidak memakan waktu yang lama, serta pesaing masih sedikit ,” kata Putra mengulas.

Adi Irawan, warga Tanjung Lalang, peserta pelatihan, merasa sangat senang bisa ikut pelatihan ini. Ia mengatakan sangat berharap banyak dari pelatihan ini bisa menjadikan bekal ilmu saat terjun langsung dalam budidaya ikan.
“Ilmu ini bisa diterapkan nantinya dan kiranya bisa terus dibina oleh PTBA,” harapnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Agung, Sahlan Akil mewakili warga saat membuka membuka pelatihan ini, mengucapkan syukur Alhamdulillah karena kegiatan positif yang diikuti pemuda – pemuda seperti pelatihan ikan tawar disupport oleh PTBA.

Sahlan berharap semoga pelatihan ini bermanfaat untuk karang taruna dan untuk pemuda serta dapat mengembangkan produk unggulan di Kecamatan Tanjung Agung. (RilisPTBA)
Keterangan Foto  :
Pelatihan praktek dan teori budidaya gurame diikuti 10 peserta eks pekerja PETI. (HumasPTBA)
Editor  :
Heru Fachrozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.