Jeuni, Widodo, Dan Harapan Masa Depan 24 Mahasiswa Bidiksiba

— Kehidupan ekonomi yang jauh dari harapan, kerap dirasakan oleh pasangan Jeuni dan Tugina. Pedagang kecil di kaki lima, membuat pasangan ini tidak berani berandai – andai mimpi masa depan yang lebih baik. Meskipun,  mimpi ini masih dipendam dalam hati.
Dan akhirnya, sang anak, Zaskia, membuat titik cahaya yang bisa membuat lebih baik lagi kehidupan keluarganya.
“Alhamdulilah, anak kami Zaskia diterima sebagai mahasiswa Bidiksiba, mudah – mudahan cita – cita anak kami untuk bisa bekerja di PTBA terwujud,” ucap mereka berkaca – kaca.

Pesannya, untuk Sang Anak, bisa manfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan PTBA dengan sebaik-baiknya. “Kami yakin, Insya Allah anaknya dan teman -temannya bisa menjadi menjadi seorang pemimpin setelah lulus dari Polsri,” ucap Jeuni diaminkan Tugina.

Dijumpai dengan raut wajah bangga dan haru dari seorang Widodo, melihat putrinya, kini menjadi kebanggaan keluarga dengan lulus menjadi mahasiswa Bidiksiba Polsri.

Bagaimana mana tidak ?, Widodo yang keseharian tukang bakso keliling, sangat tidak terpikir anaknya, bisa menjadi bagian 24 orang yang dikuliahkan gratis oleh Bidiksiba PTBA di Politeknik Sriwijaya (Polsri) Palembang.

Widodo menyadari dengan kehidupan ekonomi seadanya, bagaimana mungkin dan bagaimana bisa menguliahkan anaknya hingga jenjang Perguruan Tinggi yang bergengsi.

Kepada anak cantiknya, Putri, Widodo menaruh harapan masa depan lebih baik untuk masa depan Sang Anak dan ekonomi keluarga. “Nak, manfaatkan waktu belajarmu dengan sebaik -baiknya,” pinta Widodo kepada anaknya.

“Saya sangat berterima kasih pada Bidiksiba PTBA, yang telah membiayai seluruh kehidupan anak saya yang mau meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ucap Widodo.

Rasa bangga dan haru disampaikan Iqbal, mewakili teman – temannya, setelah terpilih menjadi 24 mahasiswa Bidiksiba untuk kuliah di Polsri.
Bersama teman – temannya, Ikbal mengucapkan terima kasih kepada PTBA yang memberikan kesempatan untuk kuliah di Polsri.

Foto 2.

“Kami siap menempuh pendidikan. Pendidikan ini sudah lama kami inginkan, dan Alhamdulillah terkabul oleh program Bidiksiba ini. Insha Allah kami akan menjaga nama baik keluarga dan perusahaan,” ungkap Ikbal berjanji.

Foto 3.

Sementara saat pelepasan 24 Mahasiswa Bidiksiba PTBA, di Halaman Kantor CSR PTBA, Selasa (13/10/2020), Senior Manager CSR PTBA Zulfikar Azhar, didampingi Manajer Keuangan CSR Yusril Alamsyah, dan Manajer Humas Komunikasi dan Administrasi Korporat Iko Gusman menyampaikan Bidiksiba adalah program Beasiswa Pendidikan Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba) yang digulirkan Corporate Social Responsibility (CSR)  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar di bidang pembangunan pendidikan.

Foto 4.

“Sedikitnya 400 peserta ambil bagian dalam seleksi yang dilakukan sejak Juni 2020 lalu. Hasilnya ditetapkan sebanyak 49 orang terpilih. Dari 49 peserta tersebut,  24 orang mahasiswa masuk ke Politeknik Sriwijaya (Polsri) dan 25 orang masuk ke Politeknik Negeri Malang (Polinema),” sebut Zulfikar.

“Selamat dari Zulfikar, atas nama Manejemen PTBA”.

“Jangan lupa selalu jaga kesehatan, tetaplah bersikap disiplin, jujur, bertanggungjawab dan jaga nama baik diri sendiri dan keluarga. Karena kunci kesuksesan ada pada diri kalian, bilamana kalian dapat menjaga nama baik, Insha Allah hasil yang didapat akan memberi manfaat untuk kalian, keluarga dan perusahaan,” pesan Zulfikar. (ri-zi)

Keterangan Foto :

Foto 1. dan Foto 2. : Suasana pelepasan mahasiswa Bidiksiba.

Foto 3. : 24 mahasiswa Bidiksiba menuju Polsri Palembang.

Foto 4. :  Widodo dan putrinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *