Riswandar : Jalan Batubara Terkendala Stockpile

Riswandar : Jalan Batubara Terkendala Stockpile

Truk batubara masih melintas di jalan umum. (ri-zi)

 

 

MuaraEnim – rubrikini.co.id, Sesuai dengan janji kampanye Gubernur Sumatera Selata terpilih, Herman Deru, mengenai angkutan batubara yang tidak diizinkan melewati jalan umum, Kepala Dinas Perhubungan Muara Enim Riswandar, akan bicara.

Ditemui disela kegiatannya menghadiri rapat konsultasi publik pembahasan RPJMD Kabupaten Muara Enim tahun 2018-2023 di Ruang Rapat Pangripta Bappeda Muara Enim, Rabu (17/10/18), Riswandar mengungkapkan bahwa permasalahan tersebut akan dibahas pada hari ini, Rabu 17 Oktober 2018 pukul 14.00 WIB di Propinsi bersama pihak terkait lainnya.

Dia berharap rapat hari ini dapat menghasilkan keputusan yang kita harapkan bahwa angkutan batubara dapat dialihkahkan kejalur khusus tidak lagi melewati jalan umum.
“Namun kalau boleh bicara jujur, menurut saya akan mengalami kendala jika kebijakan tersebut dijalankan, karena pihak Servo harus menyiapkan stockpile yang dapat menampung ribuan ton batubara,” ulasnya.
Sambungnya, jika kita hitung sekilas dari jumlah muatan setiap mobil yang mengangkut 10 – 15 ton batubara dikalikan mobil yang ada tentunya sudah puluhan ribu ton, jadi minimal PT Servo harus menyiapkan lahan yang dapat menampung 50 ribu ton batubara sebelum diangkut ke pelabuhan.
“Seharusnya Dishub Propinsi harus melakukan terobosan karena hal ini merupakan keluhan masyarakat,  Dishub Propinsi seyogyanya dapat mengumpulkan semua pihak terkait untuk duduk bersama untuk memecahkan permasalahan ini,” terangnya.
Masih menurut Riswandar, bahwa dari ratusan perusahaan angkutan batubara hanya 3 yang memiliki izin beroperasi selebihnya hanya mendompleng atau ikut-ikutan saja.
“Jika hal ini tidak dibicarakan secara serius mengalihan trayek angkutan batubara ini akan sulit terwujud,” tandasnya.(ri-ccn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.