Bupati Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Muara Enim Tahun 2018 – 2023

Bupati Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Muara Enim Tahun 2018 – 2023

Bupati saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. (ri-zi)

MuaraEnim – rubrikini.co.id, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, membuka acara konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muara Enim tahun 2018 – 2023 di Ruang Rapat Pangripta Bappeda Muara Enim, Rabu pagi (17/10/2018).

Peserta konsultasi publik. (ri-zi

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan perencanaan pembangunan Kabupaten Muara Enim lima tahun kedepan merupakan upaya kita bersama dalam mewujudkan Muara Enim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera. RPMJD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahun, dan merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program strategis bupati dan wakil bupati yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Perangkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu lima tahun yang disusun dengan berpodoman pada RPJPD dan dokumen perencanaan terkait.

Peserta konsultasi publik RPJMD. (ri-zi)

“Dan pada saatnya, RPJMD akan menjadi pedoman perencanaan pembangunan tahunan yang dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” terangnya.

Tokoh masyarakat Taufik Rahman mantan Sekda Muara Enim ikut mengesahkan hasi konsultasi RPJMD. (ri-zi)

Masih kata Bupati bahwa RPJMD Kabupaten Muara Enim tahun 2018-2023 merupakan tahapan ke-3 dan ke-4 rencana pembangunan dalam RPJPD Kabupaten Muara Enim 2005 – 2025 dengan prioritas pembangunan pada aspek pengembangan dan pemantapan ekonomi lokal, yang kompetitif, memiliki daya saing yang ditopang oleh peningkatakn dan pengembangan kerjasama antar -lembaga dan antar wilayah, peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan IPTEK, infrastruktur, lembaga kepemerintahan,  sumber penerimaan daerah, dan pendapatan masyarakat.

Bupati mengesahkan hasil konsultasi publik RPJMD. (ri-zi)

“Maka dari itu, dengan konsultasi publik RPJMD kali ini dalam rangka mendorong perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang terstruktur, masif dan terukur,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muara Enim,  Ramlan Suryadi, menambahkan bahwa konsultasi publik diadakan bertujuan untuk menggali dan memperoleh masukan dari semua pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Muara Enim tahun 2018 – 2023 sebagaimana amanat Permendagri Nomor 86 tahun 2017.

Dokumen RPJMD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahun, yang merupakan penjabaran dari visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati. Setelah, diadakan konsultasi publik ini tahapan selanjutnya diantaranya yaitu penyampaian rancangan awal RPJMD kepada DPRD paling lambat 10 hari setelah konsultasi publik, kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD (Bupati dan Ketua DPRD) terhadap rancangan awal RPJMD pada November 2018, konsultasi rancangan awal RPJMD kepada Gubernur Sumatera Selatan pada November 2018, saran Gubernur untuk penyempurnaan rancangan awal RPJMD pada November 2018, dan surat edaran kepala daerah tentang penyusunan rancangan renstra perangkat daerah pada November 2018.

Pada kesempatan ini turut hadir Agus Manshur dan I Dewa Gede Sugihamretha selaku Tim Pendamping Penyusunan RPJMD Kabupaten Muara Enim tahun 2018-2023 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas Republik Indonesia (RI), Devi Anatha selaku Sekretaris Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Sekretaris Daerah Muara Enim Hasanudin, Kepala Dinas, Forum CSR-PKBL, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Ibu – Ibu Pengurus Organisasi Wanita di Kabupaten Muara Enim. (Advertorial/ri-zi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.